PROFIL AKU

Tampilkan postingan dengan label riani aprianti nurhasanah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label riani aprianti nurhasanah. Tampilkan semua postingan

Senin, 30 Juli 2012

Lirik Lagu Mayumi Itsuwa-Kokoronotomo

 MAYUMI ITSUWA-KOKORONOTOMO

Anata Kara Kurushimi O Ubaeta Sono Toki
Watashi Nimo Ikiteyuku Yuuki Nga Waite Kuru
Anata To Deau Made Wa Kodoku Na Sasurai-Bito
Sono Te No Nukumori O Kanji Sasete

Ai Wa Itsumo Rarabai
Tabi Ni Tsukareta Toki
Tada Kokoro No Tomo To
Watashi O Yonde

Lirik Lagu Mayumi Itsuwa-Amayadori

Lirik Lagu Mayumi Itsuwa-Amayadori
Eki no humo de mikaketa
Anata wa mukashi no koibito
sono, natsukashi yokogao
Onowazu koe o kaketa watashi
Anata wa odoroita yo o ni
Tabako o otoshite shimata
Kudake chitta hoono hibi ga
Tsuka no mani, yomigaeri
Mitsume au,
doo shiteru ima wa
Arekara kimi wa,
Genki ni shiteru wa
Itsu datte watashi,
Ocha demo nomou
Sukoshi no jikan,
Densha wa
Toori sungite yuku

Kamis, 08 Desember 2011

Sejarah Pramuka di Indonesia

Gagasan Boden Powell yang cemerlang dan menarik itu akhirnya menyebar ke berbagai negara termasuk Netherland atau Belanda dengan nama Padvinder. Oleh orang Belanda gagasan itu dibawa ke Indonesia dan didirikan organisasi oleh orang Belanda di Indonesia dengan nama NIPV (Nederland Indische Padvinders Vereeniging = Persatuan Pandu-Pandu Hindia Belanda).

Rabu, 30 November 2011

ARTI DIBALIK WARNA BUNGA MAWAR

Mawar Merah (Red Rose)
Biasanya digunakan untuk menyatakan perasaan cinta kepada pasangan anda atau kekasih pujaan anda. Mawar merah tak hanya berbicara tentang gelora asmara tapi juga menyimbolkan penghargaan dan keberanian.

BIOGRAFI RADEN AJENG KARTINI

sebagai wanita kita harus merasa bangga atas jerih payah pejuang wanita kita ini.
kita liat yuuk profil beliau ;)

Raden Ajeng Kartini lahir pada 21 April tahun 1879 di kota Jepara, Jawa Tengah. Ia anak salah seorang bangsawan yang masih sangat taat pada adat istiadat. Setelah lulus dari Sekolah Dasar ia tidak diperbolehkan melanjutkan sekolah ke tingkat yang lebih tinggi oleh orangtuanya. Ia dipingit sambil menunggu waktu untuk dinikahkan. Kartini kecil sangat sedih dengan hal tersebut, ia ingin menentang tapi tak berani karena takut dianggap anak durhaka. Untuk menghilangkan kesedihannya, ia mengumpulkan buku-buku pelajaran dan buku ilmu pengetahuan lainnya yang kemudian dibacanya di taman rumah dengan ditemani Simbok (pembantunya).